Header Ads

  • Breaking News

    Recent Posts:

    Indonesia, Thailand dan Abduh Lestaluhu Dihukum AFC

    Indonesia dijatuhi sanksi oleh AFC saat penyelenggaraan turnamen Piala AFF 2016 Desember silam. Sanksi ini dijatuhkan kepada PSSI sebagai otoritas sepakbola di Indonesia. AFC memberikan sanksi terkait adanya pelanggaraan berupa penyalaan flare oleh suporter di stadion yaitu ketika Indonesia menghadapi Vietnam di Semifinal dan menghadapi Thailand di final AFF 2016.

    suporter-indonesia-menyalakan-flare-di-stadion

    Untuk laga melawan Vietnam, PSSI dijatuhkan sanksi denda sebesar US$20 ribu, atau sekitar Rp267 juta. Sedangkan di pertandingan kontra Thailand, PSSI diganjar sanksi US$45 ribu (sekitar Rp600 juta), karena mengulangi kesalahan sebelumnya. 

    Abduh-Lestaluhu-dikartu-merah

    Sementara itu pemain timnas Indonesia Abduh Lestaluhu ikut merasakan sanksi dari AFC akibat tindakannya dalam leg ke 2 final AFF Cup kontra Thailand. Dalam laga tersebut, Abduh dengan sengaja menendang bola ke arah bench Thailand di injury time. Perbuatan ini merupakan puncak kekesalan Abduh atas sikap pemain Thailand yang memainkan bola ketika ia berusaha memintanya. Abduh Lestaluhu mendapatkan sanksi larangan bermain di dua pertandingan internasional, itu sudah termasuk larangan tampil di satu laga atas kartu merah yang diterimanya dalam pertandingan Thailand melawan Indonesia pada 17 Desember 2016. Abduh Lestaluhu juga wajib membayar denda sebesar US$1.000 [sekitar Rp13,341 juta]. Pelanggaran yang sama bisa membuat Abduh Lestaluhu terkena sanksi lebih berat.

    suporter-thailand-menyalakan-flare-di-stadion

    Tak ketinggalan selain Abduh Lestaluhu dan PSSI, Thailand juga terkena hukuman dari AFC. Komisi disiplin (Komdis) AFC mengeluarkan keputusan sanksi terhadap Asosiasi Sepakbola Thailand (FAT) terkait adanya insiden penyalaan flare pada leg kedua final Piala AFF 2016 di Stadion Rajamangala, Bangkok, 17 Desember 2016. Seperti diketahui, flare tersebut dinyalakan oleh kelompok suporter Ultras Thailand yang langsung mendapatkan kecaman dari seluruh pihak di Thailand. Dalam surat keputusannya, Komdis AFC memberikan sanksi denda kepada FAT sebesar 30 ribu dollar AS (sekitar Rp400 juta). Denda tersebut harus dibayar dalam waktu 30 hari setelah putusan itu diberikan. Selain itu, FAT juga diancam bakal terkena hukuman yang lebih berat lagi, jika pelanggaran itu terulang kembali.


    Tidak ada komentar

    loading...